
Cirebon, 7 Januari 2026 – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Rapat Koordinasi Awal Tahun 2026 pada Rabu (7/1) bertempat di Ruang J.202 LPM. Rapat ini menjadi langkah awal untuk menyelaraskan program kerja, anggaran, serta kebijakan penjaminan mutu dengan target kinerja universitas tahun 2026.
Rapat dipimpin oleh Ketua LPM, Prof. Dr. Hj. Ria Yulia Gloria, M.Pd., dan dihadiri oleh Sekretaris LPM, para Kepala Pusat di lingkungan LPM, analis SDM, serta staf LPM. Dalam arahannya, Ketua LPM menekankan pentingnya konsistensi dan keterukuran program kerja agar seluruh kegiatan LPM selaras dengan Perjanjian Kinerja (Perkin) 2026, yang secara substansi masih sejalan dengan Perkin tahun sebelumnya.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris LPM, H. Toheri, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa program kerja LPM tahun 2026 akan disusun lebih efektif dengan mengintegrasikan beberapa kegiatan, seperti FGD, pendampingan, dan penguatan indikator kinerja dalam satu rangkaian kegiatan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pelaksanaan program sekaligus mempermudah pengelolaan anggaran.
Rapat juga membahas sejumlah isu strategis, salah satunya terkait Beban Kerja Dosen (BKD). Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu menyampaikan masih adanya kendala teknis pada sistem BKD serta keterbatasan jumlah asesor. Oleh karena itu, LPM mendorong penambahan dan penataan kembali asesor BKD dengan memperhatikan kesesuaian jabatan fungsional dan regulasi yang berlaku.

Selain BKD, pembahasan juga mencakup perkembangan akreditasi program studi, Sertifikasi Dosen (Serdos), serta penguatan sistem informasi mutu. Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu Digital menjelaskan bahwa informasi status akreditasi akan ditampilkan secara transparan melalui website LPM dan media informasi kampus. Persiapan menuju akreditasi internasional juga mulai dirancang secara bertahap pada tahun 2026.
Untuk memperkuat koordinasi internal, rapat menyepakati pelaksanaan rapat rutin LPM setiap hari Senin serta penyusunan jadwal kegiatan yang lebih terencana agar tidak bersifat mendadak. Selain itu, dibahas pula optimalisasi pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) agar lebih sistematis dan berorientasi pada tindak lanjut.

Melalui rapat koordinasi ini, LPM UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola penjaminan mutu yang terintegrasi, terukur, dan berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu akademik dan kelembagaan universitas.