LPM UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Berpartisipasi dalam FGD Penyusunan Updating Kebijakan dan Proposal SBSN 2027

Cirebon – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Updating Kebijakan dan Penyusunan Proposal SBSN 2027. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, pada 11–13 Maret 2026, bertempat di Grand Tryas Hotel, Kota Cirebon, dan menjadi bagian dari langkah strategis universitas dalam memperkuat tata kelola kelembagaan sekaligus mempersiapkan pengembangan infrastruktur kampus melalui skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun 2027.

Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan universitas, unsur senat, pimpinan fakultas, serta berbagai unit kerja strategis di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. LPM sendiri diwakili oleh Prof. Dr. Hj. Ria Yulia Gloria, M.Pd. selaku Ketua LPM, H. Toheri, S.Si., M.Pd. selaku Sekretaris LPM, H. Ilham Bustomi, M.Ag. selaku Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu, serta Hj. Ery Khaeriyah, S.Ag., M.A. selaku Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu Digital. Kehadiran tim LPM dalam forum ini menunjukkan komitmen lembaga dalam memastikan setiap kebijakan yang disusun memiliki landasan sistem penjaminan mutu yang kuat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pembukaan yang diisi dengan laporan ketua tim penyusun serta arahan strategis pimpinan universitas mengenai pentingnya pembaruan kebijakan dalam mendukung tata kelola perguruan tinggi yang adaptif dan berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut juga dipaparkan praktik terbaik pengelolaan proyek infrastruktur melalui skema SBSN serta berbagai kebijakan dan regulasi yang menjadi acuan dalam proses penyusunan proposal pembangunan universitas.

Pada sesi diskusi kelompok terarah (FGD), para peserta secara intensif membahas berbagai aspek strategis terkait penyusunan updating kebijakan kelembagaan serta perumusan proposal pembangunan melalui skema SBSN tahun 2027. Proses diskusi berlangsung secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai unit kerja untuk memastikan kebijakan yang dirumuskan selaras dengan kebutuhan pengembangan institusi sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi.

Selama kegiatan berlangsung, peserta juga melakukan penyusunan dan pembahasan draft kebijakan serta proposal SBSN yang kemudian dipresentasikan untuk mendapatkan masukan dari pimpinan universitas dan tim penyusun. Tahapan ini dilanjutkan dengan proses evaluasi, penyempurnaan dokumen, hingga finalisasi rekomendasi yang menjadi hasil akhir dari forum diskusi tersebut.

Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, LPM menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan tata kelola kelembagaan serta memastikan bahwa setiap kebijakan strategis universitas dirumuskan secara sistematis, terukur, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Hasil dari FGD ini diharapkan dapat menjadi pijakan penting dalam mendukung pengembangan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai perguruan tinggi yang adaptif, unggul, dan berkelanjutan.