
Kuningan, 7–9 Mei 2026 – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Updating Dokumen Kebijakan Mutu dan Rencana Strategis (Renstra) yang berlangsung pada 7–9 Mei 2026 di Grage Sangkan Hotel and Spa, Kuningan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam penguatan sistem penjaminan mutu dan pengembangan tata kelola universitas yang adaptif terhadap dinamika pendidikan tinggi.
FGD dihadiri oleh pimpinan universitas, pimpinan LPM, serta tim penyusun dokumen strategis universitas. Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Aan Jaelani, Wakil Rektor Bidang Akademik Ayus Ahmad Yusuf, Ketua LPM Ria Yulia Gloria, Sekretaris LPM Toheri, serta jajaran tim penyusun dokumen mutu, renstra, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), dan pengembangan kelembagaan.

Dalam sambutannya, Ketua LPM menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh dokumen mutu dan perencanaan strategis universitas dapat disesuaikan dengan kebutuhan institusi, perkembangan regulasi nasional, serta arah transformasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ke depan. Selain pembaruan dokumen mutu, kegiatan juga membahas penguatan roadmap akreditasi unggul dan persiapan akreditasi internasional.
Sekretaris LPM menjelaskan bahwa dokumen yang dibahas dalam FGD mencakup dokumen kebijakan mutu SPMI, pedoman penerapan siklus PPEPP, standar mutu SPMI, tata cara pendokumentasian SPMI, dokumen RPL, renstra universitas, hingga dokumen pengembangan fakultas baru. Beberapa dokumen strategis bahkan telah memasuki tahap finalisasi penyusunan.

Pada kesempatan tersebut, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon juga memberikan arahan terkait percepatan penguatan mutu akademik dan tata kelola digital universitas. Dalam arahannya, Rektor menekankan pentingnya kesiapan institusi dalam menghadapi akreditasi internasional, pengembangan fakultas baru, implementasi RPL, serta sinkronisasi sistem digital akademik dan kepegawaian. Selain itu, LPM juga didorong untuk terus memperkuat budaya mutu secara konsisten dan terukur.

FGD ini turut membahas strategi penguatan akreditasi unggul program studi, roadmap akreditasi internasional, serta kesiapan implementasi migrasi sistem akademik berbasis digital, termasuk integrasi pelaporan kinerja dosen melalui platform nasional.
Dalam rangka memperkuat jejaring dan kolaborasi antarperguruan tinggi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara LPM UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan Pusat Penjaminan Mutu STAI Kuningan. Kerja sama tersebut ditandatangani oleh perwakilan kedua lembaga, di mana pihak STAI Kuningan diwakili oleh Ketua Pusat Penjaminan Mutu Hidayatul Faridah.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam pengembangan sistem penjaminan mutu, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta implementasi praktik baik dalam pengelolaan mutu pendidikan tinggi.
Melalui kegiatan ini, LPM UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmennya dalam membangun sistem penjaminan mutu yang terintegrasi, adaptif, dan berkelanjutan guna mendukung peningkatan kualitas tridharma perguruan tinggi serta memperkuat daya saing institusi di tingkat nasional maupun internasional.