
CIREBON, 25 Juni 2026 – Bertempat di Auditorium Lantai 3 Gedung Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sukses menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) krusial pada Rabu, 24 Juni 2026 kemarin. Forum ini mengintegrasikan dua agenda strategis sekaligus, yaitu Persamaan Persepsi Verifikasi Laporan Beban Kerja Dosen (LBKD) Semester Genap TA 2025/2026 serta Sosialisasi dan Pengisian Aplikasi Pemantauan Akreditasi.
Acara maraton yang berlangsung dari pagi hingga sore hari ini dihadiri oleh puluhan peserta yang terdiri dari jajaran pimpinan LPM, para Ketua Jurusan, serta Sekretaris Jurusan di lingkungan kampus siber. Rakor dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Ayus Ahmad Yusuf.

Dalam arahannya, Ayus Ahmad Yusuf menekankan pentingnya pelaporan BKD yang akurat karena berdampak langsung pada karir akademik dosen, proses kenaikan pangkat, hingga penguatan keahlian atau kepakaran masing-masing dosen. Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa ke depan, proses assessment BKD akan dilakukan secara internal sesuai dengan rumpun bidang ilmu dan terintegrasi penuh ke dalam sistem SISTER (Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi) Kementerian.
Sesi I: Menyamakan Persepsi Verifikasi LBKD Dipandu oleh Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu, Ilham Bustomi, sesi pertama difokuskan pada penyamaan standar verifikasi instrumen laporan kinerja dosen. Pada sesi ini dibahas secara detail mengenai kewajiban pemenuhan Tridharma Perguruan Tinggi, penelusuran validitas karya ilmiah dosen melalui tautan jurnal, hingga kewajiban khusus penulisan buku ajar atau publikasi ilmiah bagi dosen berdasarkan jabatan fungsionalnya (Asisten Ahli hingga Guru Besar). Langkah ini menjadi mitigasi penting demi memastikan seluruh laporan memenuhi regulasi internal maupun kriteria kementerian.
Sesi II: Sosialisasi Aplikasi Pemantauan Akreditasi Sesi siang dilanjutkan dengan pemaparan dari Sekretaris LPM, Toheri, didampingi Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu Digital, Ery Khaeriyah. Fokus sesi ini adalah pengenalan instrumen aplikasi pemantauan akreditasi automasi. Aplikasi ini dirancang agar setiap Program Studi dapat melakukan kontroling berkala terhadap data dukung akreditasi mereka—seperti kecukupan kuota dosen homebase, rasio dosen-mahasiswa, hingga data kelulusan tepat waktu—sehingga nilai akreditasi prodi dapat terus terpantau dan ditingkatkan menuju predikat “Unggul”.

Melalui rapat koordinasi ini, LPM menghasilkan beberapa rekomendasi penting, salah satunya adalah instruksi kepada setiap ketua prodi dan jurusan untuk secara berkala memperbarui data pendukung pada sistem serta melakukan pemetaan rumpun keahlian dosen sebelum migrasi penuh ke sistem kementerian dilakukan. Langkah responsif ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menjaga mutu akademik dan memberikan pelayanan prima berkelanjutan.