LPM UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Gelar Rapat Rutin Bahas Penguatan Mutu dan Persiapan Program Strategis Tahun 2026

Cirebon, 26 Mei 2026 – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Rapat Rutin LPM pada Selasa, 26 Mei 2026 bertempat di Ruang Rapat Ketua LPM. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan dan jajaran LPM sebagai forum koordinasi dalam mengevaluasi program kerja serta mempersiapkan berbagai agenda strategis penjaminan mutu universitas.

Rapat membahas sejumlah agenda penting, di antaranya tindak lanjut kegiatan ISO, persiapan akreditasi internasional, pengembangan aplikasi Audit Mutu Internal (AMI), pelaksanaan Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP), implementasi BKD berbasis SISTER, hingga persiapan rapat kerja LPM.

Dalam pembahasan terkait penguatan sistem mutu, Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu pada LPM, Ilham Bustomi, menyampaikan bahwa instrumen Audit Mutu Internal (AMI) masih memerlukan berbagai penyempurnaan agar lebih sesuai dengan standar audit mutu dan implementasi siklus PPEPP. Selain itu, instrumen yang disusun juga diarahkan agar terintegrasi dengan klausul audit ISO sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan dalam sistem penjaminan mutu universitas.

LPM juga merencanakan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan instrumen AMI dengan melibatkan auditor SMOP dan auditor AMI yang kompeten. Instrumen tersebut nantinya akan diintegrasikan ke dalam aplikasi AMI yang sedang dikembangkan sebagai bagian dari transformasi digital sistem penjaminan mutu.

Pada aspek pengembangan sumber daya manusia, Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu Digital pada LPM, Ery Khaeriyah, menyampaikan perkembangan pelaksanaan PKDP yang bekerja sama dengan UIN Salatiga. Program tersebut diharapkan dapat mendorong dosen-dosen baru untuk segera memenuhi persyaratan jabatan akademik dan meningkatkan kompetensi akademiknya.

Selain itu, rapat juga membahas perkembangan implementasi sistem BKD berbasis SISTER. Proses migrasi data masih menunggu keputusan pimpinan universitas serta koordinasi lebih lanjut dengan pihak pusat. LPM menegaskan pentingnya kesiapan sistem dan tata kelola sebelum implementasi dilakukan secara menyeluruh.

Dalam pembahasan akreditasi internasional, rapat menyoroti pentingnya penguatan dokumen Self Evaluation Report (SER), penentuan cluster program studi, penguatan tracer study alumni, serta implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). LPM juga mendorong pelaksanaan benchmarking dengan program studi yang telah memiliki pengalaman akreditasi internasional sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu.

Selain itu, rapat turut membahas persiapan BKD Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026, termasuk penyusunan jadwal pelaksanaan dan koordinasi teknis pendukung lainnya.

Melalui rapat rutin ini, LPM UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya mutu yang adaptif, terintegrasi, dan berkelanjutan guna mendukung peningkatan kualitas tata kelola akademik serta kesiapan universitas menuju pengakuan mutu nasional dan internasional.