
Cirebon, 22–24 Juli 2026 – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Dokumen Akreditasi Internasional pada 22–24 Juli 2026 bertempat di Grand Tryas Hotel Cirebon. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan dokumen akreditasi internasional sebagai bagian dari upaya peningkatan daya saing UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di tingkat global.
FGD diikuti oleh tim penyusun dokumen akreditasi internasional dari berbagai unit dan program studi yang diproyeksikan mengikuti akreditasi internasional. Selama tiga hari, peserta melakukan identifikasi, penyelarasan, dan penyusunan dokumen yang diperlukan sesuai dengan instrumen akreditasi internasional.
Dalam pengantarnya, Sekretaris LPM, Toheri, menyampaikan bahwa kegiatan penyusunan dokumen ini merupakan bagian dari pengembangan kapasitas akademik sekaligus menghasilkan luaran yang konkret berupa dokumen akreditasi internasional yang siap digunakan. Fokus utama kegiatan diarahkan pada identifikasi kebutuhan dokumen, penyelarasan data antarprogram studi, serta penyusunan Self Evaluation Report (SER/SERS) yang menjadi dokumen utama dalam proses akreditasi internasional.

Toheri menjelaskan bahwa penyusunan dokumen akreditasi internasional memiliki karakteristik yang berbeda dengan akreditasi nasional. Pada skema yang dipersiapkan, satu klaster yang terdiri atas beberapa program studi dapat menyusun satu dokumen SERS secara terpadu. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi dan penyelarasan data dari seluruh program studi agar menghasilkan dokumen yang komprehensif, konsisten, dan memenuhi sepuluh indikator penilaian akreditasi internasional.
Sementara itu, Ketua LPM, Ria Yulia Gloria, menegaskan bahwa akreditasi internasional merupakan keniscayaan yang harus dipersiapkan secara serius sebagai bagian dari implementasi visi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadi perguruan tinggi unggul dan berkelas dunia. Menurutnya, akreditasi internasional tidak hanya menjadi bentuk pengakuan terhadap mutu penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga menjadi salah satu daya tarik bagi calon mahasiswa serta meningkatkan reputasi institusi di tingkat internasional.

Dalam arahannya, Ketua LPM juga mengajak seluruh peserta untuk memahami secara menyeluruh tahapan akreditasi internasional, mulai dari proses persiapan, asesmen kecukupan, hingga pelaksanaan asesmen. Selain itu, dilakukan pula telaah terhadap berbagai dokumen pendukung, seperti rencana strategis unit, dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), statuta, organisasi dan tata kerja, pedoman akademik, pedoman pembelajaran, serta implementasi Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang menjadi bagian penting dalam pemenuhan standar akreditasi internasional.
Selama pelaksanaan FGD, peserta secara intensif melakukan pembahasan terhadap berbagai komponen dokumen yang akan dimuat dalam SERS. Diskusi diarahkan untuk memastikan setiap data dan informasi yang disajikan memiliki keterpaduan, akurasi, dan relevansi dengan standar yang dipersyaratkan oleh lembaga akreditasi internasional.
Melalui kegiatan ini, LPM berharap seluruh tim penyusun memiliki pemahaman yang sama mengenai struktur, substansi, dan strategi penyusunan dokumen akreditasi internasional sehingga proses persiapan dapat berjalan lebih efektif dan terarah. Hasil FGD diharapkan menjadi fondasi awal dalam penyusunan dokumen yang berkualitas sekaligus memperkuat kesiapan program studi menuju proses akreditasi internasional.

Kegiatan FGD Penyusunan Dokumen Akreditasi Internasional ini juga merupakan bagian dari upaya LPM dalam mendukung pencapaian Perjanjian Kinerja (PERKIN) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia sebagaimana tertuang dalam Keputusan Rektor Nomor 41 Tahun 2026. Secara khusus, kegiatan ini mendukung pencapaian PERKIN Nomor 2, yaitu meningkatkan jumlah program studi yang memperoleh akreditasi internasional. Melalui penyusunan dokumen yang sistematis, terintegrasi, dan sesuai standar internasional, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan program studi yang bereputasi global serta meningkatkan daya saing institusi di tingkat internasional.